BARENG | Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bareng secara resmi mengakhiri seluruh agenda kegiatannya melalui acara pembubaran panitia yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Bertempat di Rumah Makan Tanjung Dhahar pada Sabtu (31/10/2026), acara penutupan ini menjadi penanda berakhirnya masa tugas kepanitiaan yang telah sukses mengawal seluruh dinamika dan perayaan HSN di wilayah tersebut. Ketua MWCNU Bareng, K. Choirul Anam, memimpin langsung jalannya prosesi pembubaran panitia di hadapan puluhan pengurus dan jajaran panitia yang hadir. Dalam atmosfer yang penuh rasa syukur dan kekeluargaan, penutupan ini bukan sekadar agenda formalitas belaka, melainkan bentuk pertanggung jawaban moral dan evaluasi atas pengabdian seluruh elemen yang terlibat demi menyukseskan perayaan hari besar para santri tersebut.
Ketua Panitia HSN MWCNU Bareng, Achmadu Choir, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah sejak tahap perencanaan hingga penutupan seluruh rangkaian acara. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan HSN tahun 2026 ini merupakan buah dari komitmen, kebersamaan, dan soliditas yang terbangun rapat di antara para kader Nahdlatul Ulama di wilayah Kecamatan Bareng. Achmadu Choir juga menambahkan bahwa berbagai dinamika teknis yang terjadi selama proses persiapan dapat diatasi dengan baik berkat komunikasi yang efektif serta sinergi yang kuat dengan berbagai pihak eksternal. Melalui pertanggungjawaban singkatnya, beliau berharap agar semangat pengabdian yang telah ditunjukkan oleh seluruh anggota panitia tidak padam begitu saja, melainkan terus menyala untuk agenda-agenda keorganisasian NU di masa yang akan datang.
Salah satu momen krusial dan paling berkesan dalam perhelatan HSN kali ini adalah apresiasi khusus atas peran aktif dari unsur TNI, yakni P. Hermawan. Selama seluruh rangkaian acara perayaan hingga puncak upacara bendera, P. Hermawan bertindak langsung sebagai sosok kunci yang mengatur jalannya alur protokoler upacara agar berlangsung dengan tertib, presisi, dan khidmat. Tidak hanya itu, beliau juga mendedikasikan waktu dan tenaganya sebagai pelatih utama bagi pasukan pengibar bendera (Paskibraka) yang tampil memukau saat upacara peringatan puncak HSN. Sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi serta kontribusi besarnya tersebut, pihak panitia secara khusus menyerahkan cindera mata kenang-kenangan kepada P. Hermawan di tengah-tengah acara penutupan, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh jajaran pengurus dan tamu undangan yang hadir.

Sementara itu, Ketua MWCNU Bareng, K. Choirul Anam, sebelum membubarkan panitia secara resmi, menyampaikan arahan serta pesan-pesan mendalam terkait pentingnya merawat ukhuwah dan konsistensi dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Beliau mengapresiasi tinggi kolaborasi harmonis antara panitia dan instansi terkait, seperti halnya kehadiran Babinsa yang mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan kebangsaan dan keagamaan ini. K. Choirul Anam secara resmi menyatakan bahwa panitia HSN MWCNU Bareng tahun 2026 dibubarkan dengan diiringi doa bersama untuk keberkahan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Penutupan perhelatan ini menandai suksesnya sinergi antara ulama, santri, dan aparat keamanan di Kecamatan Bareng, sekaligus menjadi tolok ukur baru bagi penyelenggaraan acara-acara besar keagamaan dan kebangsaan di wilayah tersebut pada masa mendatang.