Logo NUBareng
Masuk
NUBareng.com
Masuk
Sponsorship

Penuh Haru, Ketum GP Ansor Takziah ke Rumah Duka Banser Supangat di Wonosalam dan Jamin Beasiswa Hingga Perguruan Tinggi

NUBareng.com  •  Selasa, 01 Sep 2026 | 00:09 WIB
Penuh Haru, Ketum GP Ansor Takziah ke Rumah Duka Banser Supangat di Wonosalam dan Jamin Beasiswa Hingga Perguruan Tinggi
Ilustrasi berita / kegiatan. (Foto: Dok. NUBareng.com)
Penulis
soni abdulloh
Kontributor

JOMBANG — Suasana duka yang mendalam menyelimuti kediaman almarhum Sahabat Supangat, seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang bertempat tinggal di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pada hari Senin, 31 Agustus 2026, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Dr. H. Addin Jauharudin, melakukan kunjungan takziah langsung ke rumah duka. Kehadiran orang nomor satu di GP Ansor ini didampingi oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkaruddin Assilahi, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Wonosalam, Sahabat Wawan, serta jajaran Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser. Kunjungan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas tanpa batas dari pucuk pimpinan organisasi terhadap kader di akar rumput.

Almarhum Sahabat Supangat dikenal sebagai sosok kader yang memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi dan para ulama. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, almarhum baru saja menyelesaikan tugas mulia melakukan pengamanan (pam) dalam gelaran akbar Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang. Berdasarkan penuturan pihak keluarga dan rekan sejawat, pada siang hari sebelum wafat, Sahabat Supaat masih tampak sangat sehat, bugar, dan bersemangat menjalankan instruksi organisasi tanpa menunjukkan tanda-tanda sakit sedikit pun. Beliau hanya mengeluhkan lelah biasa akibat aktivitas pengamanan yang cukup padat, sebuah dedikasi yang selalu ia tunjukkan dengan penuh keikhlasan demi kelancaran acara para kiai.

Setelah merampungkan tugas sucinya mengawal para kiai dan muktamirin, Sahabat Supangat memutuskan untuk pulang ke rumahnya di kawasan pegunungan Wonosalam pada sore hari. Beliau tiba di kediamannya sekitar waktu Maghrib dan sempat berkumpul bersama keluarga tercinta dalam kondisi yang tampak normal. Namun, takdir berkata lain. Sekitar pukul 02.00 dini hari, kabar duka yang mengejutkan menghentak seluruh kader Ansor dan Banser di wilayah Jombang; Sahabat Supangat dinyatakan telah meninggal dunia dalam tidurnya. Kepergiannya yang mendadak ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh keluarga besar GP Ansor yang merasa kehilangan salah satu benteng terbaik penjaga marwah organisasi.

Dalam kunjungan takziah tersebut, Ketua Umum PP GP Ansor, Dr. H. Addin Jauharudin, menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas nama pribadi, jajaran pengurus pusat, dan seluruh kader Ansor-Banser se-Indonesia. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan dedikasi almarhum, Dr. Addin memberikan santunan berupa bantuan uang tunai, paket sembako, serta komitmen jaminan komitmen beliau yang sangat menyentuh hati pihak keluarga. Beliau menegaskan bahwa akan menanggung seluruh biaya pendidikan anak kedua almarhum yang ditinggalkan, mulai dari tingkat SMP hingga menyelesaikan jenjang Perguruan Tinggi. Langkah ini diambil agar putra-putri kader yang telah gugur dalam pengabdian organisasi tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak demi meraih cita-citanya.

Kunjungan takziah ini diakhiri dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Ketum GP ANSOR  bersama jajaran PC, PAC, dan Satkornas Banser yang hadir di lokasi. Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkaruddin Assilahi, bersama Ketua PAC Sahabat Wawan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian luar biasa dari Ketua Umum yang bersedia turun langsung ke wilayah pelosok Wonosalam. Solidaritas nyata yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan pusat ini dinilai menjadi obat penawar duka yang sangat berarti bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menegaskan kembali prinsip dasar organisasi bahwa setiap kader Banser adalah saudara satu darah juang yang tidak akan pernah dibiarkan berjalan sendirian, baik dalam suka maupun duka.

SPONSORSHIP
Editor: Admin NUBareng.com
Kontributor: soni abdulloh
Gabung di WhatsApp Channel NUBareng.com
untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang

Komentar Pembaca (0)

Tinggalkan Komentar Anda
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!